Thursday, 17 May 2012

Kepada Perempuan Bermata Gundu

Seperti rindu yang dikabarkan
pada lima puluh kepak sayap merpati
Di satu pagi
Ketika hari masih wangi kopi

Wajahmu seperti pesan-pesan masa lalu
ia tumbuh dan mengembang
ketika jari jari api membakari lumut bumi

Seribu perempuan cantik mengepung segala sisi
tapi wajahmu adalah berita dengan dua jendela
begitu cantik tak terkalahkan
bahkan oleh udara pagi sekalipun

Pada wajahmu aku memunguti sisa-sisa masa lalu
Dan berjalan dari waktu ke waktu
Memeriksa dan mengenang
Mencari dan memaku
Apa yang bisa bertahan dan apa yang sudah hilang

Mungkin hanya doa tiap malam
yang mengajari bagaimana kita mulai mengeja
tentang aksara tanpa periksa

Dan pohon-pohon menyanyikan seribu seloka
tentang cinta yang tak lagi membahasakan air mata.....

(Anton DH Nugrahanto).

No comments: