Kupejamkan mata ini
Mencoba tuk melupakan
Segala kenangan indah tentang dirimu
Tentang mimpiku
Semakin aku mencoba
Bayangmu semakin nyata
Merasuk hingga ke jiwa
Tuhan tolonglah diriku
Reff: Entah dimana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Apakah disana kau rindukan aku
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu
Tak bisa aku ingkari
Engkaulah satu-satunya
Yang bisa membuat jiwaku
Yang pernah mati
Menjadi berarti
Namun kini kau menghilang
Bagaikan ditelan bumi
Tak pernahkah kau sadari
Arti cintamu untukku
Minggu, 22 November 2009
Sabtu, 21 November 2009
Words
Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil
Anda hanya dekat dengan mereka yang anda
sukai. Dan seringkali anda menghindari orang
yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah
Anda akan mengenal sudut pandang yang baru
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan
Jangan menolak perubahan hanya karena anda
takut kehilangan yang telah dimiliki, karena
dengannya anda merendahkan nilai yang bisa
anda capai melalui perubahan itu
Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila
anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara
lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila
cara-cara anda baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.
Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap
anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap anda salah
Orang lanjut usia yang berorientasi pada
kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi
pada keamanan, telah menua sejak muda
Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan
punya kesempatan untuk bersikap berani
Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang
anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian anda dapat
Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara
kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku
seperti orang yang terus memeras jerami untuk
mendapatkan santan
Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai
dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan
anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang
yang berbakat
Kita lebih menghormati orang miskin yang berani
daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa
depan yang akan mereka capai
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil
Anda hanya dekat dengan mereka yang anda
sukai. Dan seringkali anda menghindari orang
yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah
Anda akan mengenal sudut pandang yang baru
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan
Jangan menolak perubahan hanya karena anda
takut kehilangan yang telah dimiliki, karena
dengannya anda merendahkan nilai yang bisa
anda capai melalui perubahan itu
Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila
anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara
lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila
cara-cara anda baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.
Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap
anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap anda salah
Orang lanjut usia yang berorientasi pada
kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi
pada keamanan, telah menua sejak muda
Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan
punya kesempatan untuk bersikap berani
Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang
anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian anda dapat
Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara
kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku
seperti orang yang terus memeras jerami untuk
mendapatkan santan
Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai
dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan
anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang
yang berbakat
Kita lebih menghormati orang miskin yang berani
daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa
depan yang akan mereka capai
Kata-Kata Sang Guru Kehidupan
Tentang Sifat Manusia :
Tiga sifat manusia yang merusak adalah,kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti,serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.(Nabi Muhammad SAW)
Tentang Kebencian dan Dendam
Kebencian atau dendam tidak menyakiti orang yang tidak Anda sukai. Tetapi setiap hari dan setiap malam dalam kehidupan Anda, perasaan itu menggerogoti Anda.(Norman Vincent Peale)
Tentang Memaafkan.
Maafkanlah musuh-musuh anda, tapi jangan pernah melupakan nama-namanya.(John F.Kennedy)
Tentang Berbicara.
Lebih baik menjaga mulut anda tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap anda bodoh, daripada membuka mulut anda dan menegaskan semua anggapan mereka.(Mark Twain)
Tentang Pelajaran
Aku telah belajar untuk diam dari orang yang banyak omong, belajar toleran dari orang yang tidak toleran, dan belajar menjadi ramah dari orang yang tak
ramah; namun, sungguh aneh, aku tak berterima kasih pada orang-orang ini.(Kahlil Gibran)
Tentang Kebenaran
Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah prasangka, dan pengiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati.(Caleb Charles Colton)
Tentang Letak Kepuasan
Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki.(Mahatma Gandhi)
Tentang Keyakinan
Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika orang sudah mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan.(Sir Francis Bacon)
Tentang Ilmu dan Budi
Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setetes budi.(Phytagoras)
Tentang Sukses
Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak; dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi.(Jawaharlal Nehru)
Tentang Inspirasi dan Tindakan
Kita seharusnya diajar untuk tidak menunggu inspirasi untuk memulai sesuatu. Tindakan selalu melahirkan inspirasi. sedangkan inspirasi jarang diikuti dengan tindakan.(Frank Tibolt)
Tentang Kesempurnaan Hidup
Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kamu sendiri yang menangis; dan pada kematianmu semua orang menangis sedih, tetapi hanya kamu sendiri yang tersenyum.(Mahatma Gandhi)
Berdoa Dalam Kegembiraan.
Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah.(Kahlil Gibran)
Sifat Cinta
Sifat cinta sama seperti sifat air dalam tanah. Apabila anda tidak cukup menggali, yang anda peroleh adalah air yang keruh. Apabila anda cukup menggali, yang anda peroleh adalah air yang bersih dan jernih.(Hazrat Inayat Khan)
Makna Hidup.
Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah lagu, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah. (Bhagawan Sri Sthya Sai Baba)
Pecundang & Pemenang
Seorang pecundang tak tahu apa yang akan dilakukannya bila kalah, tetapi sesumbar apa yang akan dilakukannya bila menang. Sedangkan, pemenang tidak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang akan dilakukannya bila kalah.(Eric Berne)
Tiga sifat manusia yang merusak adalah,kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti,serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.(Nabi Muhammad SAW)
Tentang Kebencian dan Dendam
Kebencian atau dendam tidak menyakiti orang yang tidak Anda sukai. Tetapi setiap hari dan setiap malam dalam kehidupan Anda, perasaan itu menggerogoti Anda.(Norman Vincent Peale)
Tentang Memaafkan.
Maafkanlah musuh-musuh anda, tapi jangan pernah melupakan nama-namanya.(John F.Kennedy)
Tentang Berbicara.
Lebih baik menjaga mulut anda tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap anda bodoh, daripada membuka mulut anda dan menegaskan semua anggapan mereka.(Mark Twain)
Tentang Pelajaran
Aku telah belajar untuk diam dari orang yang banyak omong, belajar toleran dari orang yang tidak toleran, dan belajar menjadi ramah dari orang yang tak
ramah; namun, sungguh aneh, aku tak berterima kasih pada orang-orang ini.(Kahlil Gibran)
Tentang Kebenaran
Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah prasangka, dan pengiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati.(Caleb Charles Colton)
Tentang Letak Kepuasan
Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki.(Mahatma Gandhi)
Tentang Keyakinan
Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika orang sudah mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan.(Sir Francis Bacon)
Tentang Ilmu dan Budi
Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setetes budi.(Phytagoras)
Tentang Sukses
Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak; dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi.(Jawaharlal Nehru)
Tentang Inspirasi dan Tindakan
Kita seharusnya diajar untuk tidak menunggu inspirasi untuk memulai sesuatu. Tindakan selalu melahirkan inspirasi. sedangkan inspirasi jarang diikuti dengan tindakan.(Frank Tibolt)
Tentang Kesempurnaan Hidup
Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kamu sendiri yang menangis; dan pada kematianmu semua orang menangis sedih, tetapi hanya kamu sendiri yang tersenyum.(Mahatma Gandhi)
Berdoa Dalam Kegembiraan.
Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah.(Kahlil Gibran)
Sifat Cinta
Sifat cinta sama seperti sifat air dalam tanah. Apabila anda tidak cukup menggali, yang anda peroleh adalah air yang keruh. Apabila anda cukup menggali, yang anda peroleh adalah air yang bersih dan jernih.(Hazrat Inayat Khan)
Makna Hidup.
Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah lagu, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah. (Bhagawan Sri Sthya Sai Baba)
Pecundang & Pemenang
Seorang pecundang tak tahu apa yang akan dilakukannya bila kalah, tetapi sesumbar apa yang akan dilakukannya bila menang. Sedangkan, pemenang tidak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang akan dilakukannya bila kalah.(Eric Berne)
Kamis, 12 November 2009
Puisi Jazz Sund1310
Puisi Jazz Sund1310
By.Anton Djakarta
Sepi hitam menjadi
hutan rupa-rupa dari tanaman rupa-rupa
ilalang macam tinggi, mencari waktu mencari nama
retak malam singgah pada bintang, bintang hilang kabut pecah
dalam satu tautan keriangan
mata pisau mata kalut
sepi bertaut
pelabuhan retak
dirimu menjadi maut
Kisahkan bintang melaknat malam : Kabut sunyi
hitam tidak hitam
biru menjadi api
merah seperti tembaga
laut macam singa
magenta berbunyi warna
pada angkasa gelap rupa
satu malam tanpa jiwa
menusukkan kenangan yang sakit
tentang kaca mata
tentang celana
tentang baju kusam diatas loteng tak berbuah
Namamu berbunyi pada terompet kerang
sadur satu satu irama
membentuk buah buah kehidupan
panji-panji kemarin waktu
pada jam-jam kita bertemu
pada satu langkah sepi
angin malam
udara kuburan
gang sempit
taksi putih
mobil angkutan
warung jamu
bulan terang mainkan soneta
paling jingga tak menyapa
jinga...jingga....jingga
Kejora jatuh
batu-batu hitam
rumah kayu
mata memandang
pelukan kuat-kuat
tangisan tengah malam
rengekan
keringat kerja
satu malam satu mimpi
tak pernah usai
Lautan tepian
tak terlihat
pelabuhan menjadi pulau mati
sepi
takdir
malam
pagi
Kini loyang tak lagi menjadi emas, genting suram
rumah-rumah tanpa jendela
kereta api tua
rel mati
paku hitam
palu
Debur ombak di tepi ancol
Riang rinai suara mobil
pada parkir mall tua
sepi
malam
takdir
menjauh
panggang api
gantang asap
menunggu
jam-jam waktu
Terus
jalan meradang
mata ngengat merusak bantal
buku-buku rumah kardus
isi buku tak pernah urus
malam
takdir
pisau
usai
sepi
tak ada
mata
kaca mata
rambut
bau shampoo
bau sabun
bahu
kaki
dan rindumu
Terjal jalan merusak masa lalu
robek
gagal
waktu
sunyi
Perih angsana, perih perut bumi. Galian pacul tak berliang pada kuburan-kuburan kegagalan
sepi jam mati jalan perempatan flamboyan rumah sendal celana baju kaca mata
bulan bulat menjadi topi
kepala angsa macan api
sungguh
tak
merasai
hidup
seperti
mati
berhenti
Lalu kabar
naik ke angkasa
awan-awan
urat syaraf
jingga
putih mata
kontradiksi
keluhan
cinta
rindu
benci
dendam
cinta
rindu
benci
dendam
sakit
sakit
sakit
sakit
luka
malam
penyesalan
udara api
satu hari
selesai
menyesal
meradang
mati kutu
siksa
hidup
menyesal
Desai-desai angin malam cemara bertaut, Rumput saling cumbu, embun berahi dan kaca jendela menguap
dirimu datang pada udara hantu
dalam mimpi
dalam sesal
dalam kabut
dalam rindu
meledak
hidup seperti berhenti
By.Anton Djakarta
Sepi hitam menjadi
hutan rupa-rupa dari tanaman rupa-rupa
ilalang macam tinggi, mencari waktu mencari nama
retak malam singgah pada bintang, bintang hilang kabut pecah
dalam satu tautan keriangan
mata pisau mata kalut
sepi bertaut
pelabuhan retak
dirimu menjadi maut
Kisahkan bintang melaknat malam : Kabut sunyi
hitam tidak hitam
biru menjadi api
merah seperti tembaga
laut macam singa
magenta berbunyi warna
pada angkasa gelap rupa
satu malam tanpa jiwa
menusukkan kenangan yang sakit
tentang kaca mata
tentang celana
tentang baju kusam diatas loteng tak berbuah
Namamu berbunyi pada terompet kerang
sadur satu satu irama
membentuk buah buah kehidupan
panji-panji kemarin waktu
pada jam-jam kita bertemu
pada satu langkah sepi
angin malam
udara kuburan
gang sempit
taksi putih
mobil angkutan
warung jamu
bulan terang mainkan soneta
paling jingga tak menyapa
jinga...jingga....jingga
Kejora jatuh
batu-batu hitam
rumah kayu
mata memandang
pelukan kuat-kuat
tangisan tengah malam
rengekan
keringat kerja
satu malam satu mimpi
tak pernah usai
Lautan tepian
tak terlihat
pelabuhan menjadi pulau mati
sepi
takdir
malam
pagi
Kini loyang tak lagi menjadi emas, genting suram
rumah-rumah tanpa jendela
kereta api tua
rel mati
paku hitam
palu
Debur ombak di tepi ancol
Riang rinai suara mobil
pada parkir mall tua
sepi
malam
takdir
menjauh
panggang api
gantang asap
menunggu
jam-jam waktu
Terus
jalan meradang
mata ngengat merusak bantal
buku-buku rumah kardus
isi buku tak pernah urus
malam
takdir
pisau
usai
sepi
tak ada
mata
kaca mata
rambut
bau shampoo
bau sabun
bahu
kaki
dan rindumu
Terjal jalan merusak masa lalu
robek
gagal
waktu
sunyi
Perih angsana, perih perut bumi. Galian pacul tak berliang pada kuburan-kuburan kegagalan
sepi jam mati jalan perempatan flamboyan rumah sendal celana baju kaca mata
bulan bulat menjadi topi
kepala angsa macan api
sungguh
tak
merasai
hidup
seperti
mati
berhenti
Lalu kabar
naik ke angkasa
awan-awan
urat syaraf
jingga
putih mata
kontradiksi
keluhan
cinta
rindu
benci
dendam
cinta
rindu
benci
dendam
sakit
sakit
sakit
sakit
luka
malam
penyesalan
udara api
satu hari
selesai
menyesal
meradang
mati kutu
siksa
hidup
menyesal
Desai-desai angin malam cemara bertaut, Rumput saling cumbu, embun berahi dan kaca jendela menguap
dirimu datang pada udara hantu
dalam mimpi
dalam sesal
dalam kabut
dalam rindu
meledak
hidup seperti berhenti
Selasa, 10 November 2009
Cintaku Padamu
For sund1310
Setiap ruang yang tertutup akan retak karena mengandung waktu yang selalu mengimbangi
Dan akhirnya akan meledak bila tenaga waktu terus terhadang
Cintaku kepadamu Juwitaku Ikhlas dan sebenarnya
Ia terjadi sendiri, aku tak tahu kenapa aku sekedar menyadari bahwa ternyata ia ada
Cintaku kepadamu Juwitaku
Kemudian meruang dan mewaktu dalam hidupku yang sekedar insan
Ruang cinta aku berdayakan tapi waktunya lepas dari jangkauan
Sekarang aku menyadari usia cinta lebih panjang dari usia percintaan
Khazanah budaya percintaan pacaran, perpisahan, perkawinan tak bisa merumuskan tenaga waktu dari cinta
Dan kini syairku ini apakah mungkin merumuskan cintaku kepadamu syair bermula dari kata, dan kata-kata dalam syair juga meruang dan mewaktu lepas dari kamus, lepas dari sejarah, lepas dari daya korupsi manusia
Demikianlah maka syairku ini berani mewakili cintaku kepadamu
Juwitaku belum pernah aku puas menciumi kamu
Kamu bagaikan buku yang tak pernah tamat aku baca
Kamu adalah lumut di dalam tempurung kepalaku
Kamu tidak sempurna, gampang sakit perut, gampang sakit kepala dan temperamenmu sering tinggi
Kamu sulit menghadapi diri sendiri Dan dibalik keanggunan dan keluwesanmu kamu takut kepada dunia
Juwitaku Lepas dari kotak-kotak analisa cintaku kepadamu ternyata ada
Kamu tidak molek, tetapi cantik dan juwita
Jelas tidak immaculata, tetapi menjadi mitos di dalam kalbuku
Sampai disini aku akhiri renungan cintaku kepadamu
Kalau dituruti toh tak akan ada akhirnya
Dengan ikhlas aku persembahkan kepadamu :
Cintaku kepadamu telah mewaktu
Syair ini juga akan mewaktu
Yang jelas usianya akan lebih panjang dari usiaku dan usiamu
Setiap ruang yang tertutup akan retak karena mengandung waktu yang selalu mengimbangi
Dan akhirnya akan meledak bila tenaga waktu terus terhadang
Cintaku kepadamu Juwitaku Ikhlas dan sebenarnya
Ia terjadi sendiri, aku tak tahu kenapa aku sekedar menyadari bahwa ternyata ia ada
Cintaku kepadamu Juwitaku
Kemudian meruang dan mewaktu dalam hidupku yang sekedar insan
Ruang cinta aku berdayakan tapi waktunya lepas dari jangkauan
Sekarang aku menyadari usia cinta lebih panjang dari usia percintaan
Khazanah budaya percintaan pacaran, perpisahan, perkawinan tak bisa merumuskan tenaga waktu dari cinta
Dan kini syairku ini apakah mungkin merumuskan cintaku kepadamu syair bermula dari kata, dan kata-kata dalam syair juga meruang dan mewaktu lepas dari kamus, lepas dari sejarah, lepas dari daya korupsi manusia
Demikianlah maka syairku ini berani mewakili cintaku kepadamu
Juwitaku belum pernah aku puas menciumi kamu
Kamu bagaikan buku yang tak pernah tamat aku baca
Kamu adalah lumut di dalam tempurung kepalaku
Kamu tidak sempurna, gampang sakit perut, gampang sakit kepala dan temperamenmu sering tinggi
Kamu sulit menghadapi diri sendiri Dan dibalik keanggunan dan keluwesanmu kamu takut kepada dunia
Juwitaku Lepas dari kotak-kotak analisa cintaku kepadamu ternyata ada
Kamu tidak molek, tetapi cantik dan juwita
Jelas tidak immaculata, tetapi menjadi mitos di dalam kalbuku
Sampai disini aku akhiri renungan cintaku kepadamu
Kalau dituruti toh tak akan ada akhirnya
Dengan ikhlas aku persembahkan kepadamu :
Cintaku kepadamu telah mewaktu
Syair ini juga akan mewaktu
Yang jelas usianya akan lebih panjang dari usiaku dan usiamu
Senin, 09 November 2009
Rain

Rain
By Uriah Heep
It's raining outside
But that's not unusual
But the way that I'm feeling
Is becoming usual
I guess you could say
The clouds are moving away
Away from your days
And into mine
Now it's raining inside
It's kind of a shame
And it's getting to me
A happy man
Why should you want to
Waste all my time
The world is yours
But I am mine
Rain, rain, rain in my tears
Measuring carefully my years
Shame, shame, shame in my mind
See what you've done to my life
See what you've done to my life
Sajak Orang Yang Mau Cerai
Sajak Orang Yang Mau Cerai
By. Anton Djakarta
Perpisahan adalah takdir
suatu jalan kehidupan yang mau tak mau menimpa semua orang
tapi perpisahan yang dipaksakan adalah getir
hidup menjadi kosong
ketika mimpi berubah menjadi kata-kata bohong
Perceraian ini harus terjadi bila mimpiku dan mimpimu menjadi pahit
lidahmu dan lidahku tak pernah satu lagi
mainkan irama tentang nyanyian bisu masa depan
yang selalu kita katakan di ambang pernikahan dulu
yang pelan-pelan menumbuhkan beringin di hatimu
Kenangkanlah masa dulu
ketika kita saling jatuh hati
mengirimi sajak atau memainkan lagu
pada tepi senja yang ranum
pada belaian seperti arus air yang melembutkan batu-batu kali
dan kenangkanlah ketika aku merabaimu dengan gemetar
lalu cinta merambat pada setiap malam kita
Mengapa ini harus diakhiri
dengan kebosanan
dengan prasangka yang bukan-bukan
dan kemarahanmu meledakkan cakrawala.............
Rindu yang retak bukan berarti harus berserak-serak
Dan kita dipisahkan oleh malam yang berjarak
Namun perceraian terpaksa disabdakan pada hati yang terkotak
dan kerak mimpiku bukan lagi beludrumu tentang rindu
tapi sudah menjadi air api yang mencengkeram seluruh hidupku
Wajahmu yang dulu secantik senyum Monalisa
kini kulihat seperti Medusa
Mana bisa kulihat hatimu yang menyanyikan bait-bait kerinduan
Bila hatiku sudah tidak lagi kau pegang
Perceraian yang akan kita lakukan
mungkin saja membuat baru kehidupan
atau ini hanyalah tragedi
dimana takdir sudah lama digariskan.
Bulan perak tak lagi jadi raja malam
air mata menggenangi sarung bantal
pada malam sepi, dengan bintang seperti kuarsa yang tak bermakna
Bila saja kesederhanaan datang pada cinta yang sempurna
Maka tak perlulah ada perpisahan
Perceraian mungkin saja hanya satu bab dalam novel kehidupan
Tapi percayalah itu bab paling menegangkan
By. Anton Djakarta
Perpisahan adalah takdir
suatu jalan kehidupan yang mau tak mau menimpa semua orang
tapi perpisahan yang dipaksakan adalah getir
hidup menjadi kosong
ketika mimpi berubah menjadi kata-kata bohong
Perceraian ini harus terjadi bila mimpiku dan mimpimu menjadi pahit
lidahmu dan lidahku tak pernah satu lagi
mainkan irama tentang nyanyian bisu masa depan
yang selalu kita katakan di ambang pernikahan dulu
yang pelan-pelan menumbuhkan beringin di hatimu
Kenangkanlah masa dulu
ketika kita saling jatuh hati
mengirimi sajak atau memainkan lagu
pada tepi senja yang ranum
pada belaian seperti arus air yang melembutkan batu-batu kali
dan kenangkanlah ketika aku merabaimu dengan gemetar
lalu cinta merambat pada setiap malam kita
Mengapa ini harus diakhiri
dengan kebosanan
dengan prasangka yang bukan-bukan
dan kemarahanmu meledakkan cakrawala.............
Rindu yang retak bukan berarti harus berserak-serak
Dan kita dipisahkan oleh malam yang berjarak
Namun perceraian terpaksa disabdakan pada hati yang terkotak
dan kerak mimpiku bukan lagi beludrumu tentang rindu
tapi sudah menjadi air api yang mencengkeram seluruh hidupku
Wajahmu yang dulu secantik senyum Monalisa
kini kulihat seperti Medusa
Mana bisa kulihat hatimu yang menyanyikan bait-bait kerinduan
Bila hatiku sudah tidak lagi kau pegang
Perceraian yang akan kita lakukan
mungkin saja membuat baru kehidupan
atau ini hanyalah tragedi
dimana takdir sudah lama digariskan.
Bulan perak tak lagi jadi raja malam
air mata menggenangi sarung bantal
pada malam sepi, dengan bintang seperti kuarsa yang tak bermakna
Bila saja kesederhanaan datang pada cinta yang sempurna
Maka tak perlulah ada perpisahan
Perceraian mungkin saja hanya satu bab dalam novel kehidupan
Tapi percayalah itu bab paling menegangkan
Langgan:
Entri (Atom)
