Monday, 2 April 2012

Cara kerja Jokowi



Jokowi sudah keliling Jakarta, ia sudah mencatat semua problematika dasar kota Jakarta, seperti "Hubungan pasar dengan masyarakat, pasar dengan gerak ekonomi rakyat dan pasar dengan kemungkinan diciptakannya ruang yang lebih luas bagi pengembangan cluster-cluster pasar berbasiskan perdagangan rakyat".

Jokowi sudah masuk ke Trans Jakarta, ia sudah menghitung pola transportasi dengan korelasi komuter, korelasi tingkat kunjungan pengguna transportasi Transjakarta dengan deret waktu hitungnya. Serta korelasi antara kemacetan Jakarta dengan ruas jalan busway. Ia sendiri secara langsung mengukur tingkat kelelahan orang menggunakan busway, dan bagaimana tingkat kelelahan itu dikurangi sampai pada titik yang optimal.

Jokowi sudah melihat keuntungan digunakannya monorel, tatanan blue print transportasi kota secara menyeluruh, kemungkinan-kemungkinan pembatasan kendaraan, disiplin pengguna jalan raya dengan gerak bebas transportasi.

Jokowi secara langsung menghitung tingkat ketersediaan pelayanan kesehatan masyarakat, pelayanan umum birokrasi dan kecepatan pelayanan umum. Ia memprioritaskan dulu pada kebijakan publik yang paling mendasar, kebijakan publik yang menyangkut rakyat banyak sebelum masuk ke dalam kebijakan publik yang besar seperti tingkat kemudahan investor untuk berinvestasi di Jakarta. Prinsip Jokowi terhadap Jakarta sama dengan yang ia lakukan di Solo : "Jangan sampai modal besar menghambat dan menghancurkan ekonomi rakyat, jadi ia menyusun sinkronisasi atas sistem permodalan yang tidak mengganggu ekonomi rakyat.

Ketika semua cagub DKI bertarung dalam wacana dan kampanye teori, Jokowi sudah bekerja lapangan.

Ia berpikir, andai dia menang : 30% pekerjaan anatomi tata ruang kota dan kebijakan publik sudah ia garap dan bila menang ia langsung kerja lapangan, tapi bila ia kalah, pelajaran tata kota Jakarta bisa menjadi referensi pembelajaran dia dalam soal kebijakan publik.

Jadi Jokowi tak akan mengunjungi perdebatan-perdebatan omong kosong, yang ia lakukan langsung aplikasi baik konsepsi dan kerja lapangan.

Jokowi emang hebat.

1 comment:

Rienz said...

Pak Jokowi memang beda... kalau yang lain mungkin sedang sibuk bikin "daftar janji" tapi beliau bergerak bikin "daftar kerja"...good jobs..